Top Pick
Update Corona Global 8 Maret 2021: Amerika Masih Mendominasi dengan Total Kasus Mencapai 29.693.869 Inovasi EBT, Upaya Memperkuat Pariwisata Berkelanjutan Hasil Kreatif, Warga Matim Sulap Kayu Jadi Furniture Keren Buruan Cek! Seleksi CASN 2021, Tenaga Ini Paling Banyak Butuhkan Presiden: PPKM Darurat Dibuka Bertahap pada 26 Juli, Jika Tren Kasus Covid-19 Menurun Kadis Sosial Mabar : Tenaga Kontrak Daerah, Perangkat Desa Hingga Guru Komite Tidak Layak Dapat BST Covid-19

Bawa 10 Bungkus Narkoba Jenis Sabu - Sabu, Pria di Ende di Bekuk Polisi

(Jumpa Pers Kapolres Ende dalam pengungkapan kasus Narkoba. Foto : Ronald Degu)

 

POSTNTT.COMEnde -Seorang pria asal kabupaten Ende harus merasakan dinginnya jeruji besi setelah tertangkap oleh polisi membawa narkoba jenis sabu- sabu sebanyak  10 bungkus  dan berat 0,94 gram. 

Pelaku ditangkap Satuan Narkoba Polres  Ende di salah satu jasa pengiriman barang  yang disusupi  dalam paket pakaian, dari tangan pelaku disita barang bukti sabu yang dikemas dengan paket celana Jeans yg dibungkus rapi.

Kapolres  Ende, AKBP Albertus Andreana saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus ini di Mapolres Ende, Rabu (28/10/20) mengatakan bahwa  polisi mengungkap  pengiriman narkotika ini pada Minggu (25/10/20) sekitar pukul 11.20 di sebuah tempat jasa pengiriman di kota Ende. 

Saat itu terduga pelaku yang kini sudah ditetapkan  sebagai tersangka, warga Ende, Son (30) mengambil paket kiriman di tempat jasa pengiriman barang. Polisi  yang sudah mendapatkan informasi  dan memonitor  dari  Tasikmalaya langsung menuju kantor atau tempat pengiriman barang, saat mengambil paket tersebut polisi langsung menangkap tersangka penerima dan mengamankan barang bukti.

"Kita sudah lama monitor  bahakan dari  Tasikmalaya. Kasus  ini memang  tidak mudah dan butuh waktu lama dan monitor dari Tasikmalaya," ujar Kapolres Ende. 

Tersangka yang ditahan oleh polisi saat ini masih diduga sebagai kurir dan akan mengantarkan kepada orang lain karena ada 10 bungkus sabu-sabu. Untuk mengungkapkan ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan jaringan termasuk  pengirim dari Tasikmalaya. 

"Ini pengiriman terbesar narkotika di wilayah NTT maka dugaan kita tersangka membagi lagi kepada orang lain karena  ada sepuluh  bungkus. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan upaya pengungkapan tersangka pengirim  di Tasikmalaya. Polisi terus memburu dan menangkap tersangka di Tasikmalaya," ujarnya.

Kapolres Ende menambahkan, sepuluh  bungkus sabu-sabu itu langsung dikirim  ke Kupang untuk diuji di BPOM. Setelah  diuji atau dites di Kupang dipastikan positif sabu-sabu. Tersangka sudah diamankan di Polres Ende dan akan ditindak dengan pasal 112 ayat 1 tentang setiap orang yang memiliki, menyimpan  dan menyediakan narkotika golongan 1 dipidana paling rendah 4 tahun dan paling lama 12 tahun atau denda minimal Rp800 juta," tutupnya. (Ronald Degu)

 


Halaman