Top Pick
Tak Bisa Pulang Ende Karena Kehabisan Biaya, Orang Tua Aisyah Pasrah Fenomena Tanaman Pisang yang Berbuah Tidak Wajar, Ini Penjelasan Dosen Ilmu Pertanian Unika Santu Paulus Ruteng 54.986 Masyarakat telah di Vaksin. Pemkab Mabar Targetkan Vaksinasi Berakhir November Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas Dari Atas Hingga Bawah Tegakan Displin Prokes Masyarakat Potongan Honor Tenaga Kontrak Daerah di Mabar Diikuti Potongan Jam Kerja Perindo Mabar Bantah Ada Dualisme Kepengurusan

Menjaga Keseimbangan Ekologi, OMK Paroki Longgo Gelar Kebersihan Mata Air Masyarakat Labuan Bajo di Kampung Pau

Pater Jaiz Ocam, salah satu biarawan yang bermisi di Paroki Longgo dan juga berkesempatan memimpin misa ekologis tersebut, dalam pernyataannya mengatakan bahwa menjaga keseimbangan ekologi merupakan suatu bentuk ungkapan rasa syukur kita, baik terhadap pencipta maupun terhadap alam. Kita tidak boleh hanya memakai tetapi menjaga dan merawatnya juga adalah tugas utama kita.

"Menjaga sumber mata air adalah tugas kita bersama. Air salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan tentu sangat bermanfaat besar bagi hidup," ungkapnya.


Menurutnya setiap unsur kehidupan harus saling bersinergi agar bisa terus terjaga. Sama halnya dengan manusia yang membutuhkan alam sebagai penghasil atau penyedia sumber bahan makanan dan minuman, seperti air contohnya. Begitu pun alam membutuhkan manusia untuk merawatnya.

"Tuhan sangat baik. Karena menciptakan sesuatu dengan begitu lengkap dan baik adanya untuk dimanfaatkan manusia. Banyak orang yang salah menafsirkan kata takluk, dimana menurut mereka takluk berarti menguasai. Takluk bukan berarti seenaknya memakai apa saja yang ada tanpa berniat untuk tetap menjaga keberlangsungannya, tetapi bagaimana cara kita menguasai alam tanpa harus merusak dan menghilangkan unsur-unsur kealamiannya," lanjutnya.

Lanjutnya, dengan kehadiran OMK dan semua yang terlibat dalam kegiatan ekologis tersebut merupakan sebagai sebuah bukti dimana interaksi antara alam dan manusia masih terus terjalin.

"Kita ini adalah generasi-generasi muda, kita pun turut dipercayakan untuk merawat bumi dan alam. Kita memiliki sumber mata air yang banyak dan ini adalah program yang sangat baik, kalau kita dikasih kepercayaan oleh orang Pau, kita harus merawatnya dengan baik dan misa ekologis ini merupakan bagian dari kegiatan itu. Supaya alam ini tetap terjaga dan terpelihara dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Basis Gerejawi (KBG) Pau, bapak Rofinus Rabu mengatakan sangat bersyukur dengan kehadiran rekan OMK. Baginya, kunjungan itu merupakan suatu bentuk tali persaudaraan dan beliau merasa masyarakat Pau begitu dihargai keberadaannya. Karena sebelumnya pun tidak pernah ada orang yang menginisiasi pelaksanaan kegiatan semacam itu di lokasi mata air yang notabene merupakan sumber air untuk masyarakat Labuan Bajo.

" Kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Kami di sini mendapatkan kunjungan langsung dari rekan OMK, Pater dan Frater dari Paroki. Kenapa kami sangat senang? Karena kami baru pertama kali mendapat kunjungan semacam ini," tuturnya.


Halaman