Top Pick
WHO peringatkan Indonesia agar Jangan Semprot Disinfektan Langsung ke Badan Seseorang Politician Academy Akan Hadir di Labuan Bajo Gandeng General Multi Suplindo-Jakarta, LPPKPD Manggarai Serahkan 500 Masker Kain Kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab. Manggarai PDIP Dituding Menjadi Sarang Kader Koruptor Peduli Covid-19, STKIP PI Makassar Salurbkan Bantuan Sembako Untuk Mahasiwa Pesawat CN235-220 MPA Buatan PT Dirgantara Indonesia Ekspor ke Senegal

Wakil Ketua 1 DPD Golkar Tanggapi Penjelasan KadisKes Matim Soal Mobil Dinas Yang Ditemukan di Kebun

Wakil Ketua 1 DPD Golkar Kabupaten Manggarai Timur, Rikar Persli. Foto: ist

 

POSTNTT.COM | BORONG - Wakil Ketua 1 DPD Golkar Kabupaten Manggarai Timur, Rikar Persli menanggapi penjelasan Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur terkait mobil dinas jenis ambulance yang ditemukan parkir di area perkebunan pada Sabtu (13/03/21).

Menurut Rikar Persli, pernyataan Kadis kesehatan Matim sebagaimana yang diberitakan oleh sejumlah media adalah tidak tepat. Bahkan, dinilai telah melukai hatinya sebagai bagian dari masyarakat Manggarai Timur

"Sebagai warga Matim, saya merasa sakit hati dan sedih membaca klarifikasi dari Kadis Kesehatan Matim. Sebab, apa yang disampaikannya dapat disimpulkan bahwa jikalau mobil sudah tua dan tak bertenaga dipakai untuk petik sayur," ungkap Rikar Persli.

Lebih lanjut, Rikar Persli menilai, argumentasi Kadis Surip tidak berlandas aturan dan juga telah mengangkangi aturan karena dari segi efektifitas dan efesiensi, penggunaan mobil ambulance tentu akan berdampak pada anggaran operasional kendaraan.

"Sebetulnya, kalau pun mobil tersebut tidak layak dipakai, simpan di garasi saja. Toh, akan berdampak pada penghematan biaya operasional kendaraan dan
bisa diperuntukan bagi insentif tenaga kesehatan yang ada di pustu atau poskesdes yang tersebar di Manggarai Timur", cetus Rikar Persli

Seperti yang telah diberitakan oleh media ini sebelumnya, Masyarakat Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, mempertanyakan penggunaan kendaraan dinas kepada pemerintah kabupaten Manggarai Timur, NTT, yang diduga dipakai untuk kepentingan pribadi.

Warga menemukan sebuah kendaraan dinas ambulance itu yang sementara parkir di Lokasi perkebunanya di Waereca, pada Sabtu (13/03/2021).

Kendaraan dinas dengan nomor polisi EB 901 W tersebut diduga milik Pemda Matim dan disalahgunakan oleh oknum pegawai.

" Saya mengabadikan foto kendaraan pada pkl.16.31 Wita sewaktu ke kebun Waereca," kata Warga itu.

Karena merasa penasaran dengan keberadaan mobil ambulance tersebut, ia mencoba memanggil sopir tetapi mobil dalam keadaan kosong.

" Saya coba temui pengedara mobil tetapi tidak ada orang di dalam mobil. Dugaan kuat, mobil ini dipakai untuk berkebun," jelasnya.

Ia pun mempertanyakan penggunaan kendaraan dinas pada masa liburan kepada pemerintah kabupaten kendaraan dinas sebenarnya merupakan aset negara yang seharusnya tidak digunakan untuk kepentingan pribadi selama liburan berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, dr. Surip Tintin mengatakan mobil tersebut merupakan kendaraan operasional Dinkes.

“Bukan mobil ambulance. Itu mobil bekas ambulance yang kami sudah perbaiki menjadi mobil operasional Dinas Kesehatan. Ada di kebun untuk petik sayur saja. Mobil sudah tua, tenaganya sudah lemah makanya digunakan sebagai kendaraan operasional,” kata Tintin.

 

(Iren Leleng)


Halaman