Top Pick
Sambut HPN 2021, AJO Matim Bersama Polisi Bagi Masker Kepsek SMPN Satap Wae Nunung Apresiasi Terkait Bantuan Wifi Gratis Persiapan Paroki Salib Suci Maurole Ende, Menuju Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru Tegakan Profesionalisme Birokrasi, 8 Orang Pegawai di Mabar Dipecat Pangan Aman dan Sehat Wujud Kesiapan Labuan Bajo sebagai Destinasi Berkelas Dunia Polres Mabar Amankan Pasangan Selingkuh di Kost

Tim Satgas Covid-19 Mabar Larang Wartawan Liput Mediasi Keluarga Almarhum Sofian Sudirman

POSTNTT.COM | Labuan Bajo - Sejumlah awak media di kabupaten Manggarai Barat dilarang oleh tim satgas Covid-19 untuk meliput mediasi yang dilakukan oleh tim satgas covid-19 bersama pihak keluarga almarhum Sofianus Sudirman pasien umum pertama yang dikuburkan dengan Protap Covid-19.

Larangan itu bermula ketika awak media mengikuti sejumlah tim Satgas Covid-19 bersama pihak keluarga pasien untuk masuk ke ruangan Sekretaris daerah kabupaten Manggarai Barat.

Salah satu tim satgas, kepala satpol PP Mabar mengatakan ini rapat keluarga, wartawan tidak boleh masuk.

Pantuan media, selain wartawan, pengacara hukum juga tidak diperkenakan untuk mengikuti mediasi ini.

Sebelumnya, kepala PDAM Mabar yang mengaku kelurga almarhum sempat adu mulut bersama pengacara hukum almarhum.

Hal itu dikarenakan, kepala PDAM Manggarai Barat yang juga merupakan keluarga almarhum tersebut memanggil paksa istri almarhum. Hal itu memicu kekesalan dari pengacara hukum (PH) almarhum Marsel Ahang karena dinilai telah melangkahi dirinya.

Perdebatan singkat pun tidak dapat dihindari dan PH Marsel Ahang secara terpaksa merestui permintaan kepala PDAM yang mengaku keluarga almarhum.

Kepada media, Marsel Ahang menyayangkan sikap penerintah yang tidak peduli dengan desakan keluarga.

"Kehadiran kami hari ini tidak untuk mediasi lagi. Kami hadir untuk desak tim satgas agar almarhum dapat dikubur di kampung halamanya," kata PH Marsel.

 

Penulis : Edi Risal 


Halaman