Top Pick
Yuk Cek Destinasi Liburan Favorit di Manggarai Barat Bawa 10 Bungkus Narkoba Jenis Sabu - Sabu, Pria di Ende di Bekuk Polisi Sambut HPN 2021, AJO Matim Bersama Polisi Bagi Masker Dua Hari Tertimbun Tanah Longsor, Kini Akses Jalan di Cibal Barat Kembali Normal Mahalnya Rapid Test, Komisi III DPRD Berikan Tiga Rekomendasi Kepada Pemkab Ende Gubernur NTT Kunjung Ke Colol, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Matim

Terhitung Selama Sebelas Hari, ASN Lingkup Pemkab Manggarai dan Keluarga Dilarang Mudik

Ilustrasi: ist

 


POSTNTT.COM | RUTENG – Aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai dilarang melakukan perjalanan ke luar daerah, Larangan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Bupati Manggarai No: Organ 065/55/IV/2021 tanggal 14 April 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan atau mudik, dan atau Cuti bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19 di lingkungan Pemkab Manggarai.

Demikian Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Manggarai, Lody Moa dalam siaran persnya pada Jumat (7/08/21).

Dijelaskannya, larangan yang berlangsung selama sebelas hari berlaku untuk para ASN dan keluarga. "Pegawai Aparatur Sipil Negara dan keluarga dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik sejak tanggal 06 mei sampai dengan 17 Mei 2021," bunyi surat edaran yang ditandatangani Bupati Manggarai.

"Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menpan RB tanggal 24 Maret 2021 dan Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 No.12 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19. Pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi ASN selama hari libur nasional tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus positif Covid-19," jelasnya.

Lebih lanjut, Lody Moa menjelaskan, pengecualian larangan bepergian berlaku bagi ASN dan P3K yang memiliki alasan khusus. Pertama, ASN dan P3K yang sedang melaksanakan perjalanan tugas kedinasan dengan Surat Tugas yang ditandatangani oleh Sekda. Kedua, ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu bepergian ke luar daerah, dengan terlebih dahulu memperoleh izin tertulis dari Bupati Manggarai.


Halaman