Top Pick
Satu Warga Manggarai Meninggal Tertimbun Pasir Part II : 𝗣𝗮𝗻𝗱𝗲𝗺𝗶 𝗖𝗼𝘃𝗶𝗱 𝟭𝟵: 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗰𝗮𝗸 𝗝𝗲𝗷𝗮𝗸 𝗚𝗲𝗼𝗽𝗼𝗹𝗶𝘁𝗶𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 Pemerintah Turunkan Level PPKM di Sejumlah Daerah Mulai 24 Agustus 2021 Ucapan HUT RI Paket Edi Weng Pilkada Mabar 2020 Bukan Ledakan Kompor Gas, Ini Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran 7 Ruko di Lembor Ketahui Fasilitas di Zona 3 dan Zona 5 dalam Penataan Kawasan Wisata Labuan Bajo

Sambutan Bupati Mabar Edistasius Endi dalam Workshop Road To Kilau Digital Permata Flobamora

Bupati Mabar Edistasius Endi. Foto: Sari 

 

POSTNTT.COM| LABUAN BAJO - Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi turut menghadiri Workshop Road To Kilau Digital Permata Flobamora di Aula Hotel Inaya bay Komodo pada 24 Maret 2021.

Dalam sambutannya, bupati Mabar mengatakan, kegiatan yang diisi penuh oleh para perempuan hebat tersebut adalah sebuah motivasi yang baik bagi masyarakat Mabar untuk terjun dalam dunia UMKM.

Tenun adalah salah satu daya tarik wisatawan di kota wisata super prioritas Labuan Bajo. Diusahakan produk yang dihasilkan harus sesuai dengan selera dan tuntutan kualitas pemasaran. Karena itu, kehadiran para ibu nasional tersebut membuka peluang bagi pemilik UMKM untuk belajar lebih banyak agar mampu bersaing dengan para pemilik usaha lainnya baik dalam negeri maupun secara global.

"Ekonomi kreatif adalah salah satu potensi ekonomi daerah yang akan didorong menjadi prioritas rencana strategis pemerintah kabupaten Manggarai Barat dalam dokumen yang dimaksud termasuk rencana penggiat Kriya dan Tenun di Kabupaten Manggarai Barat perlu didorong dan dikembangkan untuk mengikuti selera pasar serta tuntutan kualitas produk yang semakin tinggi, menciptakan inovasi dan motif baru agar dapat diterima oleh pasar" Jelas Bupati Edi Endi.

"Begitupun dengan kerajin anyaman, baik anyaman pandan dan bambu yang mana bahan bakunya tersedia begitu banyak di wilayah ini," lanjutnya.

Kegiatan yang dimotori oleh Kemkominfo tersebut menjadi peluang dan motivasi bagi penggiat tenun di Mabar untuk lebih adaptif dan bersaing dalam melakukan pemasaran secara digital.

"Moment kunjungan ibu-ibu nasional tentu memberi dorongan dan motivasi yang kuat bagi kami untuk meningkatkan kinerja dalam mendorong peningkatan kualitas ekonomi kreatif tenun sehingga kelompok tenun kami dapat diberdayakan baik secara teknis maupun pengetahuan akan sistem penjualan tenun secara digital melalui marketplace," lanjut Bupati Edistasius.

Sebagai penutup sambutan, beliau mengharapkan kepada peserta UMKM dan peserta lainnya yang hadir dalam workshop tersebut supaya mampu menghasilkan produk tenun dan produk lokal lainnya yang lebih inovasi dan kreativitas tetapi tetap mempertahankan keaslian dan keunikan daerah. Diharapkan hasil tenun mampu bersaing pada pasaran global.

"Untuk peserta workshop saya mengharapkan untuk terus melakukan kreasi dan inovasi untuk menghasilkan produk unggulan dan berdaya saing," tutupnya.

Diketahui setelah acara workshop resmi dibuka, bupati bersama rombongan meninggalkan Aula hotel Inaya Bay Komodo.

Hadir juga dalam workshop ini Bupati Mabar Edistasius Endi, Tri Tito Karnavian selaku Ketua Harian Dekranas, Nanny Hadi Tjahjanto sebagai Ketua Harian 2 Dekranas, Maria Anna Plate yaitu Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas, Mirra Tayyiba selaku Plt. Dirjen IKP Kemkominfo, Endang Budi Karya sebagai Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekrana, Nur Asia Uno selaku Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas, Sepriana Tangkary sebagai Direktur IKPM Kemkominfo, Meti Herindra sebagai Anggota Bidang Wirausaha Dekranas, Trince Yuni selaku Ketua Dekranas Kab. Mabar, Alfonsa Horen Sebagai Pendiri Rumah Tenun NTT, Samuel Wattimena Sebagai Fashion Designer dan segenap unsur Forkopimda Provinsi maupun daerah Mabar serta para pelaku UMKM Mabar.

Kegiatan ini berlangsung dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat.

 


Sari


Halaman