Top Pick
Berantas Gaptek, Kemenkominfo Beri Pelatihan Digitalisasi UMKM di Manggarai Barat Hadiri Pertemuan G20 Virtual, Menkominfo Ajak Wujudkan Inklusi dan Kesetaraan Digital Perkuat Skill Masyarakat, BOPLBF Gelar Pelatihan Berkebun Hidroponik di Manggarai Barat BPOLBF Dukung dan Kawal Pengelolaan Sampah Plastik Di Destinasi Wisata Bahari Labuan Bajo Pihak Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo Diduga Tidak Jujur Terkait Staff yang Positif Covid-19 Sinergitas Pemerintah Daerah Tengah Gencar Melakukan Penataan Kawasan DPSP Labuan Bajo

Diduga Tak Bersertipikat, Tanah di Pulau Kelor Dijual Orang Asing

Pulau Kelor. Foto : Ist

Oleh : Edison Risal


POSTNTT.COM | LABUAN BAJO - Sebidang tanah di Pulau Kelor, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat dengan luas 46.000 M² dijual orang asing melalui situs penjualan Olx. Penjualan itu diduga dilakukan oleh marketing PT Ray Propertindo, Timothy R. White.

Tanah yang dijual dengan nilai 100 milyar tersebut juga tidak mengantongi sertipikat.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manggarai Barat, Budi Hartanto mengatakan lokasi tanah yang ada di kawasan Pulau Kelor tersebut belum diterbitkan sertipikat.

"Berdasarkan data yang ada, tanah di Pulau Kelor tersebut belum terbit sertipikat," tulis Budi Hartanto melalui pesan WA saat dihubungi media ini, Rabu (1/12/2021) siang.

Namun begitu, Kepala BPN Mabar itu menegaskan akan mengecek kembali untuk memastikan dokumen terkait wilayah di Pulau Kelor.


Halaman