Top Pick
Bupati Mabar; Sekolah Tidak Hanya Berorientasi Ijasah, Tetapi Juga Dunia Kerja Sempat 'Ribut', Pembagian BLT di Desa Wae Kanta Tetap Dilangsungkan Bantuan Untuk Mahasiswa Tak Kunjung Terima, IKALOM Minta Pemda Ende Jangan Umbar Janji Tertangkap Video Berbuat Asusila Sepasang Remaja Ini Viral di Media Sosial Bupati Mabar Buka Secara Resmi RA-RPJMD Periode 2021-2026 Perhelatan ICEHHA Telah Usai, Rektor Unika Ruteng Sampaikan Terima Kasih

Darius Angkur Menolak Refocussing APBD Mabar 2021 untuk Dana Covid-19, Berikut Alasannya

Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Darius Angkur. Foto: Istimewa

 

POSTNTT.COM | LABUAN BAJO -Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) melakukan refocussing APBD Mabar 2021 untuk dana covid-19 mendapat penolakan tegas dari Darius Angkur, Wakil Ketua DPRD Mabar.

Penolakan itu disampaikan Darius dalam rapat dengar pendapat (hearing) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Mabar, Martinus Mitar Pada, Jumat (12/3/2021).

Menurutnya, sebelum refocussing harus ada pertanggung jawaban Pemkab Mabar terkait anggaran Covid-19 tahun 2020 yang berjumlah puluhan miliar.

“Sejak sidang dewan kali lalu saya tolak refocussing APBD untuk tahun ini (2021). Sekarang juga tidak setuju refocussing, sebelum pemerintah mempertanggung-jawabkan puluhan miliar rupiah dana refocussing tahun lalu (2020),” ujar Darius Angkur.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas (Kadis) PUPR, Oktavianus Andibona yang juga hadir dalam rapat tersebut menjelaskan, selama ini, alat berat dari dinas PUPR tidak hanya untuk disewa-pakai demi menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pihak ketiga.

Alat berat tersebut juga digunakan untuk melakukan tugas sosial yang sama sekali tidak mendatangkan PAD karena gratis. Kegiatan sosial yang dimaksud, seperti menangani material longsor dan menggali makam orang meninggal karena covid-19.

“Pemkab Mabar hanya alokasikan dana BBM (Bahan Bakar Minyak) terkait kegiatan-kegiatn sosial dimaksud.Tentu ini berpengaruh turunnya penerimaan PAD pada pos PUPR,” jelas Andibona.

Rapat tersebut dihadiri 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Mabar, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR), Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Perindagkop-UKM), dan Dinas Lingkungan Hidup (LHK). Selain itu, dihadiri Kadis Peridagkop-UKM Frans. X. Sukur dan jajaran, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis LHK Bonavantura Ardin dan jajaran, serta jajaran Dinas PUPR. 

 

(Edison Risal)

 


Halaman